Tugas Softskill Minggu 2
KESEHATAN
MENTAL
·
Teori
Kepribadian Sehat
A.
Aliran
Psikoanalisis
1. PSIKOANALISA
Sehat adalah keinginan setiap
individu yang hidup. Sehat merupakan sesuatu yang mahal jika kita mengetahui
apa arti atau definisi sehat itu sendiri. Sehat sangatlah dibutuhkan. Baik
sehat jasmani ataupun rohani. Sehat itu dapat diartikan tidak dalam keadaan
yang menyakitkan. Jaga kesehatan semampu diri kita. Dalam Kesehatan Mental ada
aliran Psikoanalisis dan Behavioristik.
Psikoanalisis Freud merupakan salah
satu faktor yang paling menentukan dalam mengerti gangguan psikis berdasarkan
pendekatan psikologis. Penemuan Freud yang paling fundamental ialah peranan
dinamis ketidaksadaran dalam hidup psikis manusia. Dalam dunia psikoanalisis dokter
yang mempraktekkan psikoanalitis masih sedikit sekali. Hanya ada beberapa yang
telah membuka pintu untuk psikoanalisis.
Psikoanalisis merupakan suatu bentuk
model kepribadian. Teori ini sendriri pertama kali diperkenalkan oleh Sigmun
Freud (1856-1938). Freud mengembangkan
teorinya tentang struktur kepribadian dan sebab-sebab gangguan jiwa dan dengan
konsep teorinya yaitu perilaku dan pikiran dengan mengatakan bahwa kebanyakan
apa yang kita lakukan dan pikirkan hasil dari keinginan atau dorongan yang
mencari pemunculan dalam perilaku dan pikiran. Psikoanalisis mempunyai metode
untuk membongkar gangguan – gangguan yang terdapat dalam ketidaksadaran ini,
antara lain dengan metode analisis mimpi dan metode asosiasi bebas. Teori
Psikologi Freud didasari pada keyakinan bahwa dalam diri manusia terdapat suatu
energi psikis yang sangat dinamis yaitu Id, Ego dan Super Ego dengan Id
merupakan bagian palung primitif dalam kepribadian, Ego merupakan bagian
“eksekutif” dari kepribadian, ia berfungsi secara rasional berdasakan prinsip
kenyataan. Berusaha memenuhi kebutuhan Id secara realistis,yaitu dimana Ego
berfungsi untuk menyaring dorongan-dorongan yang ingin dipuaskan oleh Id
berdasarkan kenyataan dan Super Ego merupakan gambaran internalisasi nilai moral
masyarakat yang diajarkan orang tua dan lingkungan seseorang. Pada dasarnya
Super Ego merupakan hati nurani seseorang dimana berfungsi sebagai penilai
apakah sesuatu itu benar atau salah. Karena itu Super Ego berorientasi pada
kesempurnaan.
Dalam Teori Psikoanalisa freud mengemukakan bahwa manusia
itu di pengaruhi dan dimotivasi oleh dorongan alam sadar dan alam tidak sadar
serta alam bawah sadar.
Ada
tokoh psikoanalisis yang memberikan pendapat tentang pembahasan ini :
·
Sigmun
Freud
Freud
berkebangsaan Austria, lahir 6 Mei 1856 di Pribor.
Sejak kecil Freud sudah menunjukkan kecerdasan yang luar biasa. Ia belajar kedokteran dan memilih spesialisasi di bidang neurologis. Dalam prakteknya sebagai ahli syaraf inilah Freud banyak mengembangkan ide dan teorinya mengenai teknik terapi psikoanalisa. Ada dua orang yang berpengaruh besar bagi pemikiran Freud, yaitu Breuer, seorang psikiater terkenal di Wina dan Charcot, dokter syaraf terkenal di Perancis. Bersama-sama dengan Breuer, Freud menangani pasien-pasien dengan gangguan histeria yang menjadi bahan bagi tulisannya, Studies in Histeria. Dari Charcot ia banyak belajar mengenai teknik hipnosis dalam menangani pasien histeria karena Charcot mengembangkan teknik hipnose. Freud meninggalkan teknik hipnose ini karena sulit diterapkan dan mengembangkan teknik menggali ketidaksadaran lewat kesadaran, seperti free association. Pada dekade awal abad 20, psikoanalisa semakin populer dan tulisan-tulisan Freud semakin berpengaruh. Ia juga memiliki banyak pengikut atau murid yang terkenal, antara lain Adler dan Jung. Mulai terbentuk forum-forum diskusi rutin antar ahli psikoanalisa dimana mereka dapat mendiskusikan konsep-konsep psikoanalisa.
Sejak kecil Freud sudah menunjukkan kecerdasan yang luar biasa. Ia belajar kedokteran dan memilih spesialisasi di bidang neurologis. Dalam prakteknya sebagai ahli syaraf inilah Freud banyak mengembangkan ide dan teorinya mengenai teknik terapi psikoanalisa. Ada dua orang yang berpengaruh besar bagi pemikiran Freud, yaitu Breuer, seorang psikiater terkenal di Wina dan Charcot, dokter syaraf terkenal di Perancis. Bersama-sama dengan Breuer, Freud menangani pasien-pasien dengan gangguan histeria yang menjadi bahan bagi tulisannya, Studies in Histeria. Dari Charcot ia banyak belajar mengenai teknik hipnosis dalam menangani pasien histeria karena Charcot mengembangkan teknik hipnose. Freud meninggalkan teknik hipnose ini karena sulit diterapkan dan mengembangkan teknik menggali ketidaksadaran lewat kesadaran, seperti free association. Pada dekade awal abad 20, psikoanalisa semakin populer dan tulisan-tulisan Freud semakin berpengaruh. Ia juga memiliki banyak pengikut atau murid yang terkenal, antara lain Adler dan Jung. Mulai terbentuk forum-forum diskusi rutin antar ahli psikoanalisa dimana mereka dapat mendiskusikan konsep-konsep psikoanalisa.
·
Aliran
Behavioristik
2. BEHAVIORISTIK
Kepribadian Sehat Behavioristik
Aliran behaviorisme memperlakukan
manusia sebagai mesin, yaitu di dalam suatu system kompleks yang bertigkah laku
menurut cara-cara yang sesuai dengan hukum. Dalam pandangan kaum behavioris,
individu digambarkan sebagai suatu organisme yang bersifat baik, teratur, dan
ditentukan sebelumnya, dengan banyak spontanitas, kegembiraan hidup,
berkreativitas, seperti alat pengatur panas.
Jadi, manusia dilihat oleh para
behavioris sebagai orang-orang yang memberikan respons secara pasif terhadap
stimulus-stimulus dari luar dan manusia di anggap tidak memiliki diri sendiri.
Behaviorisme juga disebut psikologi
S – R (stimulus dan respon). Behaviorisme menolak bahwa pikiran merupakan
subjek psikologi dan bersikeras bahwa psokologi memiliki batas pada studi
tentang perilaku dari kegiatan-kegiatan manusia dan binatang yang dapat
diamati. Teori Behaviorisme sendiri pertama kali diperkenalkan oleh John B.
Watson (1879-1958)
Teori behavioristik adalah proses
belajar serta peranan lingkungan yang merupakan kondisi langsung belajar dalam
menjelaskan perilaku dan semua bentuk tingkah laku manusia. Pavlov, Skinner,
dan Watson dalam berbagai eksperimen mencoba menunjukkan betapa besarnya
pengaruh lingkungan terhadap tingkah laku. Semua tingkah laku termasuk tingkah
laku yang tidak dikehendaki, menurut mereka, diperoleh melalui belajar dari
lingkungan.
Aliran
behaviorisme mempunyai 3 ciri penting:
·
Menekankan
pada respon-respon yang dikondisikan sebagai elemen dari perilaku
·
Menekankan
pada perilaku yang dipelajari dari pada perilaku yang tidak dipelajari. Behaviorisme
menolak kecenderungan pada perilaku yang bersifat bawaan.
·
Memfokuskan
pada perilaku binatang. Menurutnya, tidak ada perbedaan alami antara perilaku
manusia dan perilaku binatang.
REFERENSI
-
Bertens,
K. 2005.Psikoanalisis Sigmund Freud.Gramedia
Pustaka Utama:Jakarta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar