Tugas
Softskill Sistem Informasi Psikologi
Model
Sistem Informasi Psikologi Berbasis Komputer
(Sistem
Penyeleksian Pegawai)
Nama
Anggota Kelompok :
Hilda
Azkya Mawardya (14513121)
Lily
Melinda (14513987)
Marchsya
Rahayu Kartikasari (15513261)
Nelda
Triana (16513374)
Qory
Yuliana (17513064)
Widya
Djaati (19513267)
Sistem Penyeleksian Pegawai
CAT
(Computer Assisted Test)
A. LATAR
BELAKANG
Dewasa ini tidak dapat
dipungkiri bahwa kita semakin di manjakan oleh berbagai teknologi, mulai dari
gadget sampai transportasi berbasis online. Manusia juga semakin pintar untuk
menciptakan teknologi-teknologi yang mulai mempermudah setiap aktivitas manusia
dijaman yang semakin berkembang. Banyak keuntungan yang kita peroleh walaupun
tetap ada sisi negatif dibalik kemajuan teknologi informasi. seperti contoh
yang akan kami bahas disini adalah tentang penyeleksian pegawai yang sudah
berbasis komputer. Calon pegawai tidak perlu datang ke kantor atau membawa
kertas berupa hard copy, calon pegawai cukup mengikuti tes online yang
disediakan dalam waktu tertentu.
Alat
tes yang akan kami bahas disini adalah CAT
(Compute Assisted Test) yang belakangan ini dipakai untuk penerimaan calon
pegawai negeri sipil. Calon pegawai dipermudah untuk mengikuti serangkaian tes
yang disediakan yang berbasis komputer. Semua tes sudah mencakup kriteria
penerimaan pegawai.
B. RUMUSAN
MASALAH
1. Apa
yang dimaksud dengan CAT (Computer
Assisted Test)?
2. Bagaimana
Langkah-Langkah CAT (Computer Assisted
Test)?
3. Apa
manfaat CAT (Computer Assisted Test)?
C. TUJUAN
1. Untuk
memenuhi tugas mata kuliah sistem informasi psikologi
2. Untuk
memahami alat tes berbasis komputer
3. Untuk
memahami bagaimana pelaksanaannya CAT
(Computer Assisted Test)
D. PEMBAHASAN
1. Sejarah
CAT (Computer Assisted Test)
Manajemen SDM akan terus berkembang
seiring dengan perkembangan paradigma yang dianut. Adapun puncak dari
keseluruhan perubahan ini adalah tuntutan akan “reformasi sistem manajemen SDM”
yang didasarkan pada prinsip good governance.Tuntutan tersebut berdasarkan pada
visi strategis, akuntabilitas, transparansi, responsibilitas, kompetensi,
desentralistis dan demokratisasi, berorientasi pada hasil, partisipatif, dan
sebagainya. Tuntutan ini akan terwujud apabila dilakukan penataan kembali
sistem manajemen kepegawaian, termasuk di dalamnya adalah tuntutan perubahan
“sistem rekrutmen CPNS”, yang lebih mengakomodasikan dan memberi ruang bagi
penerapan prinsip-prinsip tersebut.
Dengan adanya perbaikan sistem rekrutmen
CPNS diharapkan akan mendorong terciptanya ASN yang profesional dalam memberikan
pelayanan masyarakat, perekat, dan pemersatu bangsa. Oleh karena itulah sebagai
upaya tindak lanjut dalam pengembangkan sistem rekrutmen pegawai ASN berbasis
merit system harus dilaksanakan sesuai tuntutan persyaratan jabatan. BKN
sebagai lembaga yang punya peran dan tanggungjawab dalam melaksanakan kebijakan
dan manajemen ASN terus melakukan upaya perbaikan sistem rekrutmen ASN dengan
menerapkan sistem CAT.
Sistem rekrutmen ASN dengan menerapkan
metode CAT ini akan lebih menjamin obyektivitas untuk mendapatkan CPNS dan PPPK
yang lebih qualified, competen, dan mempunyai daya saing global. Untuk
mempercepat program reformasi birokrasi secara nasional, pemerintah telah
mencanangkan beberapa langkah startegis sesuai dengan core business di
masing-masing Lembaga pemerintahan, tidak terkecuali BKN. Dalam kaitan ini BKN
telah menetapkan perhatian khusus dalam kebijakan manajemen ASN, khususnya
untuk meningkatan profesionalisme yang dimulai dari proses rekrutmen yang
berkualitas. Guna mewujudkan hal tersebut, maka pada tahun 2009 BKN telah
meluncurkan CAT yang merupakan sebuah media seleksi dengan pendekatan
computerise. Penerapan sistem CAT ini merupakan salah satu target dari sembilan
percepatan reformasi birokrasi di bidang SDM aparatur yang digagas oleh BKN.
2. Pengertian
CAT (Computer Assisted Test)
Menurut BKN (Badan Kepegawaian Negara),
yang dimaksud dengan pengertian CAT (Computer
Assisted Test ) adalah suatu metode seleksi dengan alat bantu komputer yang
digunakan untuk mendapatkan standar minimal kompetensi dasar bagi pelamar CPNS.
Standar kompetensi dasar CPNS (Calon
Pegawai Negeri Sipil) diperlukan untuk mewujudkan
profesionalisme PNS (Pegawai
Negeri Sipil), dan CAT dipercaya bisa menjamin standar kompetensi
dasar CPNS dalam TKD (Tes Kompetensi Dasar).
Computer
Assisted Test (CAT) adalah metode ujian dengan menggunakan
aplikasi komputer dimana dalam aplikasi tersebut tersedia soalsoal ujian Tes
Kompetensi Dasar (TKD) yang terdiri dari Tes Pengetahuan Umum (knowledge), Tes Bakat Skolastik (skill), Tes Skala Kematangan (attitude)
3. Manfaat
dan Kegunaan CAT (Computer Assisted Test)
a) Peserta
tes dapat mendaftarkan diri melalui internet.
b) Peserta
tes dapat dinilai langsung sesuai dengan hasil yang diperoleh.
c) Keseluruhan
materi soal tes komputerisasi dasar (tes pengetahuan umum,. Tes bakat skolastik
dan tes skala kematangan) dan tes kompetensi kepegawaian (tes pengetahuan umum,
tes substansi kepegawaian, dan tes skala kematangan) dapat diakses melalui komputer.
d) Penilaian
dilakukan secara obyektif.
e) Peserta
ujian dapat segera mengetahui capaian nilai (skor) yang diperoleh setelah ujian
selesai.
4. Langkah
– Langkah atau Tata Cara CAT (Computer
Assisted Test)
1) Untuk
masuk kehalaman log in silahkan klik
pada icon google crome
2) Akan
tampil halaman log in
3) Pada
halaman login peserta harus mengisikan NIK (nomor identitas kependudukan) dan
nomor ujian
4) Kemudian
klik tombol log in
5) Tampil
halaman data peserta
6) Periksa
data peserta terutama NIK, No. Ujian, dan Nama Peserta
7) Untuk
data yang lain apabila terdapat kesalahan, abaikan dulu dan dapat di update
kemudian
8) Bila
data sudah sesuai, silahkan klik tombol mulai ujian. Sedangkan bila data tidak
sesuai silahkan klok tombol batal ujian kemudian login lagi dengan memasukan
NIK, No. Ujian yang benar
9) Setelah
klik tombol mulai ujian, maka akan tampil halaman soal
10) Soal
berbentuk multiple choice yang
terdiri dari A, B, C, D, E
11) Untuk
menjawab soal, arahkan kursor pada posisi pilihan jawaban kemudian klik jawaban
peserta
12) Jika
peserta sudah yakin dengan jawaban peserta, maka klik tombol simpan dan
lanjutkan. Tapi jika peserta masih ragu dengan jawaban peserta, maka klik
tombol lewatkan soal ini dan akan tampil soal berikutnya.
13) Apabila
soal sudah habis, maka soal akan kembali ke nomor 1
14) Pada
bagian atas layar terdapat informasi tentang batas waktu, sisa waktu, jumlah
soal, soal dijawab dan belum dijawab.
15) Kemudian
di bawah soal terdapat kotak-kotak yang melambangkan nomor soal. Jika kotak
berwarna merah artinya soal belum dijawab. Jika kotak berwarna hijau artinya
soal sudah dijawab.
16) Setiap
tampilan terdapat 20 kotak soal, apabila ingin melihat kotak berikutnya maka klik
tombol anak panak ke kanan, dan apabila ingin melihat kotak sebelumnya klik
tombol anak panak ke kiri
17) Jika
peserta merasa ragu terhadap jawaban yang telah dipilih, maka peserta dapat
mengubahnya.
18) Misal
peserta ingin mengubah jawaban nomor satu, klik kotak nomor 1 maka soal nomor
satu akan muncul, ubah jawaban dengan mengklik jawaban yang menurut peserta
benar kemudian klik tombol simpan dan lanjutkan, maka jawaban yang baru telah
tersimpan
19) Apabila
peserta sudah selesai menjawab semua soal dan merasa yakin sedangkan waktu
masih tersisa, silahkan klik tombol selesai ujian
20) Tampil
warning “apakah anda ingin mengakhiri
ujian?”. Jika dijawab tidak maka akan kembali ke halaman soal dan jika peserta
menjawab ya, maka peserta dinyatakan selesai mengikuti ujian.
21) Tampil
halaman kuisioner, isikan sesuai dengan pilihan dan saran peserta lalu klik
tombol simpan
22) Tampil
nilai ujian
23) Aplikasi
akan menutup otomatis setelah waktu ujian sudah habis dan langsung menampilkan
halaman kuisioner dan kemudian halaman score
24) Selesai
5. Perbandingan
tes CAT manual dan berbasis komputer
Dinamika
dan perkembangan lingkungan strategis yang dipengaruhi oleh arus globalisasi
berdampak pada aspek kepegawaian. Maka dari itu diperlukan pengembangan sistem
secara efektif dan efisien yang mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan
publik. Upaya yang dilakukan adalah membangun dan mengembangkan sistem
rektutmen dan seleksi pegawai berbasis komputer yaitu Computer Assisted Test (CAT). Sistem rekrutmen model CAT ini
menggunakan pendekatan komputerisasi yang sistem calon pegawai akan menjalankan
tes seleksi dengan menggunakan komputer secara langsung dan hasil penilaian
bisa dilihat saat itu juga. Metode ini digunakan untuk meminimalisir dan
mencegah terjadinya praktek-praktek KKN dalam seleksi calon pegawai. Metode CAT
membutuhkan fasilitas komputer dan jaringan internet yang memadai. Tetapi untuk
masyarakat yang berada di daerah terpencil mereka akan mengalami kendala dalam
jaringan internet. Tes kepegawaian secara online
sangat diperlukan pada saat ini dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat
membuat segala sesuatu menjadi mudah, cepat, dan praktis. Tetapi perlu
diperhatikan juga untuk daerah-daerah terpencil yang belum memiliki jaringan
internet yang bagus. Sedangkan tes kepegawaian secara manual dengan tes
tertulis menggunakan LJK terlihat tidak efektif dan efisien pada saat ini
tetapi masih dibutuhkan untuk daerah yang sarana dan prasarananya terbatas.
E.
PENUTUP
Kelemahan
dan Kelebihan CAT (Computer Assisted
Test)
Keuntungannya antara lain nilai hasil score ujian yang langsung
saat itu juga dihasilkan, lebih akurat dan minim human error
Tetapi ada juga
kelemahannya, antara lain tidak dapat dilasanakan bersamaan sekaligus karena
keterbatasan fasilitas yang ada. Dibutuhkan dana besar untuk investasi sarana
prasarana dan infrastruktur handal, seperti pasokan listrik stabil tidak mati2,
genset persediaan, perangkat komputer, aplikasi handal.
Akibatnya, pelaksanaan ujian
memakan waktu berhari-hari.
F. Kesimpulan
CAT (computer Assisted Test) adalah suatu
metode seleksi dengan alat bantu komputer yang digunakan untuk mendapatkan
standar minimal kompetensi dasar bagi pelamar CPNS. CAT memiliki manfaat dan
kegunaan yaitu bisa mendaftarkan diri melalui internet, materi soal tes dapat
diakses melalui komputer, penilaian dilakukan secara obyektif, nilai/skor bisa
diperoleh setelah ujian selesai. Cara menggunakan tesnya pun mudah, pertama
masuk ke google crome kemudian masukan NIK dan nomor peserta. Akan tampil
halaman data peserta, untuk data yang terjadi kesalahan bisa di update kembali.
Klik tombol mulai ujian kemudian akan tampil halaman soal, soal berbentuk
multiple choice. Setelah selesai dan soal terjawab semua dan waktu masih
tersisa, klik tombol selesai ujian. Tampil warning
“apakah anda ingin mengakhiri ujian?”. Jika dijawab tidak maka akan kembali ke
halaman soal dan jika peserta menjawab ya, maka peserta dinyatakan selesai
mengikuti ujian. Tampil halaman kuisioner, isikan sesuai dengan pilihan dan
saran peserta lalu klik tombol simpan, tampil nilai ujian. Berdasarkan
penjelasan diatas dapat kita simpulkan bahwa tes CAT merupakan tes yang
berbasis online dan mudah untuk digunakan karna peserta tidak perlu menyiapkan
alat tulis dan print out soal. Untuk mengetahui nilai/skor pun tidak
membutuhkan waktu, setelah selesai tes nilai akan muncul secara otomatis.
SUMBER:
http://www.bkn.go.id/produk/cat-bkn
diakses pada tanggal 01 desember 2016
http://www.geniusedukasi.com/pengertian-tes-cat-cpns-dan-penilaiannya/
diakses pada tanggal 01 desember 2016
http://www.catcpns.com/ini-kelebihan-kekurangan-tes-cpns-sistem-cat/?utm_source=feedburner&utm_medium=feed&utm_campaign=Feed%3A+CatCpns+(CAT+CPNS)
diakses pada tanggal 02 desember 2016
Wulandari,
F.(2014). Implementasi
metode computer assisted test (cat) dalam rekrutmen calon pegawai negeri sipil
di kantor regional ii badan kepegawaian negara surabaya.
Universitas
Negeri Surabaya: Surabaya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar